Ullen Sentalu, nama museum di Kawasan Wisata Kaliurang, Yogyakarta. Keterangan di bawahnya, Javanese Culture and Art Museum atau Museum Budaya dan Kesenian Jawa. Awal November lalu saya datang ke sana. Tempatnya asyik, nuansanya asri.
Museum ini milik swasta, museum yang tidak terlalu dikenal, bahkan oleh supir mobil sewaan yang kami pakai sekalipun. Padahal supir itu sudah cukup umur dan sebagian besar hidupnya di Yogya. Saya datang ke sana bersama sepupu saya dan seorang teman. Sepupu ini yang memberi info adanya Ullen Sentalu, padahal dia berdomisili di Belanda. Hmmm, kadang-kadang orang jauh lebih tahu budaya tertentu dari pada yang ada di dekat pusat kebudayaan itu ya?
Ruang-ruang dalam museum memajang benda-benda seperti deretan lukisan, foto, patung dan benda-benda lainnya, antara lain kain batik. Beberapa merupakan koleksi kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kraton Pakualaman, Kraton Mangkunegaran, dan tentu saja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Di balik benda-benda itu terdapat kisah yang dituturkan oleh guide yang menyertai setiap rombongan tamu. Ditambah info-info tentang tata krama dan adat istiadat budaya jawa ala kraton tersebut. Kalau datang nyelonong, tanpa guide…pasti bakal plonga plongo nggak ngerti apa-apa.
Penuturan dari guide cukup menarik, terlihat sekali mbak-mbak itu (aduh lupa nama giude-nya, maaf ya), menguasai kisah semua benda dalam museum. Apalagi, yang dituturkan mengandung unsur gosip tokoh-tokoh Kraton di Yogyakarta, Surakarta dan sekitarnya. Jadi seperti infotainment khusus orang-orang jawa berdarah biru, hehehe. Menarik buat orang-orang jawa berdarah tidak biru. He? seperti saya maksudnya? Iya, darah saya warnanya merah, nggak biru.
Recent Comments