Di suatu siang yang panas, tapi dingin yang saya rasakan karena di ruangan kantor yang AC nya di angka 25. Iseng-iseng saya bbm Iting. “Iting, lagi apa?” biasalah pembukanya pasti begitu. Jawabannya, “kak, gimana?” Dia balas tanya. Rupanya soal curhat saya di bbm sebelumnya. Lalu kami curhat-curhat, setelah selesai, sambungannya, “kak, mau bikin repot dikit nih, ada nggak temen anak desain grafis mau kerja freelance?” Langsung otakku berputar, siapa ya? Oh Rimbo. “Ada Ting, pacarnya keponakanku. Bentar,” begitu jawabku.
Liat contact list, cari Indri. Ditulisnya pake huruf aneh-aneh, hampir tidak terbaca kalau itu Indri. “Didi, lagi apa?” gitu lagi kan pembukanya. “Lagi tidur-tiduran, tante.” Assiiik, orang-orang kerja sambil bban, ini tiduran sambil bban. Sama aja sih. “Rimbo anak desain grafis ya? udah kerja belom?” tanyaku. “Udah sih te, emang kenapa?” Lalu kujawab bla bla bla bla, kayak yang tadi diomongin sama Iting. “Tante Ninin ada YM nggak, nanti biar Rimbo add trus YM-an aja,” tulis Didi. Cerdas! Kuberi ym id ku. Tak berapa lama bunyi jangkrik pendek-pendek terdengar dari bb ku. Rimbo add aku dan menulis pesan. “Tante Ninin.” Lalu kami chatting dan segala info kudapatkan, Rimbo dapet, nomer hp nya dapet, ym nya dapet, email address nya dapet.
Saya ke current conversation, cari Iting. “Ting, ini hp dan email address Rimbo, xxxx, xxxx, kamu bisa tanya sendiri.” “Oke kak, nanti aku tanya, makasi ya.” Sip, beres. O iya… “Ting, Rimbo panggil aku tante Ninin.” “hehehe,” balas Iting. Lalu aku ke ym nya Rimbo. “Mbo, nanti Iting yang hubungi kamu, aku udah kasi kontak kamu.” “Iya te, makasi banyak ya.” “oya, dia panggil aku Kak Tj,” tulisku. “hehehe,” balas Rimbo….halah kok pada hehehe semua ya?
Selama ini aku tidak pernah berhubungan di dunia maya dengan Rimbo. Kenalnya sebagai cowoknya Didi yang tak berani bergerak di acara keluarga. ya iyalah. Setelah chatting itu kami pun berteman di fb, lalu aku lihat-lihat isinya. Astaga, dia sekantor sama Marlene! Cepat-cepat aku kembali ke ym-an aku sama Rimbo tadi. “Mbo, kerja di aston?” “Iya te, hehehe,” jawabnya. Dia ber-hehehe lagi? “Salam buat Marlene ya?” tulisku. “Wah, tante kenal? dia bos aku langsung tuh,” jawabnya. “Iya kenal, manggilnya apa?” “manggilnya bu Marlene,” jawabnya. “hehehe,” sekarang aku yang ber-hehehe.
Aku kembali ke ym list, kulihat ym id nya Marlene sedang menyala. Cakeeeep. “Mbak Mamaw,” sapaku. “Eh, mbak Ninin,”balasnya. “Rimbo anak buahmu ya. Jagain ya, calon mantu tuh,” tulisku. “Izra, kok bisa calon mantu, dari mana?” tanya marlene. “Dia pacarnya Didi, keponakan gue,” balasku. “ooo anaknya baik kok, rajin solat,” tulis Marlene. Mantaaaap. Lalu kami melanjutkan dengan obrolan ini itu.
Dunia pergaulan masa kini, diiringi dengan kemajuan teknologi, semua serba online. Kalau perlu apa-apa, tinggal colek, berbagai info pun bisa kita dapatkan. Cayoooooo…..



Recent Comments