28
Nov
07

Penting nggak sih?

Manusia hidup itu butuh macam-macam. Sandang, pangan, papan, itu katanya kebutuhan pokok. Tapi kebutuhan lain juga perlu, bukan?

Beberapa hari lalu saya beli kamera. Kebutuhannya, untuk mengabadikan berbagai moment. Penting nggak sih? ya penting nggak penting. Moment-moment yang kemaren-kemaren kan kelewat begitu aja, tanpa pengabadian. Hehe tetap nggak begitu penting sebenarnya ya. Saya aja yang ganjen kali.

Sehari setelah beli kamera saya jalan-jalan lagi ke mall. Liat kios kacamata, teringat, oh iya saya udah perlu kacamata progresif. Cuma tanya-tanya aja, belom beli. Penting nggak sih? Ya penting nggak penting, kalo buram liat jarak dekat, masih bisa lepas kacamata minus ini. Coret ah, nggak usah beli dulu.

Trus ada outlet yang promo internet wireless. Pengen beli juga, tanya-tanya harga dan banding-bandingin produk ini dan itu. Penting nggak sih? ya penting nggak penting, kalo mau internetan masih bisa di kantor, atau di rumah, kayak orang yang diledekin kodok, “orang dalam tempurung” (hihihi iklan banget…). Nggak papa lah diledekin sama kodok. Coret juga.

Untungnya saya bukan orang yang gampang beli barang. Kalau ingin sesuatu, terutama barang yang nggak terlalu penting, ditahan-tahan dulu sampai benar-benar yang penting-penting terpenuhi, baru deh beli. Agak beda tipis sama pelit sih, tapi nggak papa deh daripada kebablasan.


3 Responses to “Penting nggak sih?”


  1. December 12, 2007 at 9:51 am

    Wah pelit dan hemat kan beda, saya pikir bagus bisa memilih yang prioritas dari membeli dan menahan hal itu tidak gampang. Salam kenal

  2. 2 TJ
    December 13, 2007 at 3:14 am

    Halo Ana, salam kenal juga. Terima kasih komennya ya….

  3. December 14, 2007 at 7:13 am

    gue jg termasuk ‘pelit’ kalu belanja, mikirnya panjangg… tapi jangan belanja kalau gue lagi bete, bisa semua barang -penting gak penting– gue borong…. hihihi… (seringnya bete tuh..gmn yak..)


Leave a Reply