Beberapa waktu lalu saya ke Yogya. Saya merasakan lagi kripik jamur. Makanan ini saya kenal beberapa tahun lalu di Yogya. Waktu itu dipromosikan, jamur yang rasanya seperti paru. Pas dimakan, memang benar, rasanya kayak kripik paru. Kripik paru dan kripik jamur sama-sama dibungkus tepung, hanya saja bentuknya berbeda. Kalau kripik paru melebar, kripik jamur kecil-kecil.
Sebenarnya makanan ini berasal dari Wonosobo, konon daerah Dieng yang banyak menghasilkan jamur, jenis jamur payung kecil. Makanya kalau dapat potongan kripik yang utuh, bentuknya kelihatan seperti potongan jamur payung.
Setelah pertama kali merasakan kripik jamur itu, saya kemudian lupa sama makanan ini, sampai bertahun-tahun. Sampai beberapa hari lalu pas mampir toko oleh-oleh di Magelang, saya inget lagi makanan ini. Rasanya masih sama, masih seperti paru. Sekarang malah ada tulisan di kemasannya ”Kripik Jamur Rasa Paru”.
Silakan rasain deh, tapi belinya harus di Yogya atau kota-kota lain di Jawa Tengah. Setau saya di Jakarta nggak ada.
Recent Comments